Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Raih Sertifikat ISO 21001:2018
Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Faperta UNSRAT) menjadi fakultas pertama di lingkungan Universitas Sam Ratulangi yang berhasil meraih sertifikat ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan. Sertifikat Nomor SMOP.03.26.110 diterbitkan oleh PT. Sakti Indonesia Sertifikasi pada 10 Maret 2026 dan berlaku hingga 9 Maret 2029. Sertifikasi ini mencakup seluruh ruang lingkup kegiatan fakultas, termasuk layanan akademik (5 Jurusan dan 8 Program studi termasukProdi Kehutanan, serta layanan non-akademik seperti penjaminan mutu, laboratorium, administrasi, dan perpustakaan. Pencapaian ini menegaskan komitmen Faperta UNSRAT dalam menerapkan standar internasional untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan tinggi.
Proses panjang menuju sertifikasi dimulai dengan serangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan dokumen mutu ISO 21001:2018. FGD melibatkan pimpinan fakultas, dosen, serta stakeholders eksternal seperti pengguna lulusan dan alumni untuk menyusun visi, misi, tujuan, sasaran, serta pemetaan proses bisnis sesuai prinsip ISO 21001. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membangun sistem manajemen berbasis Process Approach, PDCA Approach, dan Risk-Based Approach yang menjadi tiga konsep utama standar tersebut. Melalui FGD, seluruh proses pendidikan di fakultas, termasuk Program Studi Kehutanan, diselaraskan dengan kebutuhan peserta didik, tenaga pendidik, dan penerima manfaat lainnya.
Langkah selanjutnya adalah melengkapi berkas dokumen dan persiapan internal yang intensif, termasuk pelatihan awareness dan penyusunan prosedur operasional standar. Proses ini diikuti dengan Audit ISO 21001:2018 yang dilakukan oleh tim auditor independen dari PT. Sakti Indonesia Sertifikasi, dipimpin oleh Wasis Swo Leksana. Audit mencakup verifikasi kesesuaian antara dokumen yang disusun dengan implementasi di lapangan, mulai dari manajemen pimpinan, perencanaan, dukungan sumber daya, hingga operasional dan evaluasi kinerja. Tim auditor mengevaluasi secara mendalam seluruh klausul standar untuk memastikan Fakultas Pertanian telah menerapkan sistem manajemen pendidikan yang efektif.
Pasca-audit, tim ISO Faperta UNSRAT segera melakukan perbaikan dan tanggapan atas temuan audit dengan cepat dan sistematis. Setiap temuan minor maupun observasi ditindaklanjuti melalui tindakan korektif, revisi dokumen, serta bukti implementasi yang lebih kuat. Proses perbaikan ini menunjukkan komitmen fakultas terhadap budaya peningkatan berkelanjutan dan kepuasan stakeholder. Dengan penyelesaian semua temuan, sertifikat ISO 21001:2018 akhirnya diterbitkan, menandai keberhasilan Fakultas Pertanian UNSRAT dalam membangun sistem manajemen organisasi pendidikan yang terstruktur dan berorientasi pada hasil.
Penerapan ISO 21001:2018 diharapkan membawa manfaat nyata bagi Program Studi Kehutanan dan seluruh program studi di Faperta UNSRAT, antara lain peningkatan kualitas layanan pendidikan, efisiensi operasional, peningkatan kepercayaan masyarakat, serta reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional. Sertifikasi ini juga memperkuat budaya mutu berkelanjutan di kalangan civitas akademika. Ke depan, Fakultas Pertanian UNSRAT akan terus menjaga dan meningkatkan sistem manajemen ini melalui surveilans rutin agar tetap selaras dengan tuntutan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. (NWA)